Jangan Lupa Ke Tempat Ini, Jika Kamu Sedang Berlibur di Tanah Melayu, Pekanbaru

Kamu sudah tahu jika Indonesia itu kaya akan suku, bahasa dan tentunya destinasi wisata. Salah satu suku yang ada di Indonesi adalah suku Melayu dan mereka biasanya banyak bersebaran di beberapa kota di Indoensia seperti Medan, Jambi dan Pekanbaru.

Salah satu Kota yang penduduknya mayoritas suku Melayu adalah Pekanbaru. Mungkin bagi kamu yang tidak pernah berkunjung kesana mempunyai image negatif tentang kota ini, karena hampir setiap tahunnya kita selalu dicecar dengan informasi kabut asap akibat ulah dari tangan-tangan yang tak bertanggungjawab.

Destinasi Pekanbaru
Tapi, bagi saya kota ini selalu mempunyai cerita tersendiri karena setiap ingin pulang kampung ke Padang Lawas, Kota ini menjadi persinggahan sementara untuk melanjutkan perjalananan saya dari Jakarta menuju Padang Lawas.

Awalnya saya gak begitu tertarik untuk mengelilingi kota ini, tapi berhubung suatu hal dan memang saya sering transit disini, akhirnya saya putuskan untuk mengelilingi kota ini dalam sehari. Dalam sehari kamu sudah bisa mengelilingi icon-icon kota ini.

1. Tak Perlu Jauh-Jauh ke India, Pekanbaru Juga Punya Masjid Agung An-Nur Sebagai Kebanggaan Ummat Islam Pekanbaru

Setelah pagi hari saya sampai di Pekanbaru, saya pun memulia perjalananan mengelilingi kota ini. Tujuan pertama saya adalah Masjid Agung An-Nur karena sebagai seorang muslim saya sangat kagum dengan bangunan masjid ini.

Masjid An Nur Pekanbaru

Masjid dengan arsitektur dari empat negara ini sangat mengagumkan, perpaduan antara gaya Melayu, Arab, Turki dan India sangat kentara di banguanannya. Bangunan utama berukuruan simetris 50 x 50 meter dengan sebuah kolam dan air mancur tepat didepannya membuatnya dijuluki sebagai Taj Mahal Indonesia.

Biaya Menuju Masjid Ini : Busway Pekanbaru Rp. 4.000,-

2. Kemegahan Anjungan Seni Idrus Memang Bak Istana, Tapi Sayangnya Tidak Dirawat dan Bahkan Tak Berpengunjung. Kasihan !!!

Bangunan ini awalnya merupakan Arena Purna MTQ Pekanbaru yang mempunyai design khas melayu, namun dari jauh bangunan ini sangat megah bak istana. Dan namanya sendiri diambi dari salah satu seniman pipuler di Riau yaitu Idrus Tintin.

Anjungan Seni Idris Tintin
Bukan maksud hati untuk menjelek-jelekkannya, bangunan semegah ini seharusnya dirawat dan dipopulerkan sehingga bisa menjadi magnet baru bagi wisatawan. Tapi sayang seribu sayangm bangunan ini tidak layak untuk dikunjungi karena tidak terawat. Misalnya kamar mandi yang sangat jorok, lantai yang kotor dan bahkan dibeberapa bagian lebih parah lagi. 

Biaya Masuk Free
Gojek dari Masjid An- Nur ke Anjungan ini Rp. 8.000,-

3. Bagi Kamu Pecinta Sejarah ! Jangan Lewatkan Kunjungan Asyik di Museum Sang Nila Utama dan Pastikan Ilmu Sejarah Kamu Nambah ya,..

Mungkin kamu ingin mengetahui sejarah tentang Pekanbaru dan Melayu, kamu harus berkunjung kesini dan pastikan kamu mengulik sebanyak informasi mengenai peninggalan-peninggalan yang ada di museum ini. Tak berbeda jauh dengan museum pada umumnya, museum ini menampilkan berbagai peninggalan sejarah yang tak lekang oleh waktu.

Museum Sang Nila Utama

Seperti koleksi geologika, boilogika histrotika dan lain sebagianya.

Biaya Masuk Rp. 5.000,-
Gojek dari Anjungan Idrus ke Museum Nila Rp. 4.000,-

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment