Untukmu Gadis Impianku, Aku Akan Setia Mencintaimu Meski Hanya Lewat Doa

Pertama aku melihatmu, kamu baru menyelesaikan study mu di luar kota. Entah di kota mana itu, aku tak pernah tahu. Awalnya aku tak menaruh rasa padamu. Seiring berjalannya waktu, entah kenapa perasaan itu mulai datang tak di undang dan semakin lama semakin menyiksaku.

Harus aku akui, kamu memounyai daya tarik sendiri yang berbeda dengan wanita lain. Selain kamu manis, kamu tampil sangat sederhana tak seperti mereka yang mengaku gadis kekinian. Hari berganti demi hari, dan kamu membuatku semakin tenggelam dari dari rasa cinta seperti sang mentari yang tenggelam digantikan dengan cahaya bulan.

Gadis Pujaan Via http://blog.debusana.com
Sejujurnya, aku tak punya kemampuan hanya sekedar mengucakpan "Aku Sayang Padamu", bukan karena takut dengan jawabanmu. Hanya saja, aku takut membuatmu kecewa. Dan aku juga tahu, bahwa tak mungkin selamanya rasa ini akan kusimpan di dalam nuraniku.

Hingga pada suatu hari, terbesit dalam benakku untuk mengetahui dirimu lebih dalam lewat ibu mu. Tak banyak yang aku tanayakan pada ibumu, hanya kriteria menjadi suamimu, karena jujur saja kamu adalah gadis idamanku.

Namun apa yang ku dapat. Hanya rasa kecewa karena aku bukanlah kriteria dari ibumu. Bagiku, doa ibu yang paling utama. Tak ada kesuksesan tanpa doa seorang ibu. Namun aku tak mau terpuruk dalam situasi ini. Justru itu menjadi penyemangatku untuk terus memperbaiki diri. Karena aku sadar aku belum punyak cukup bekal untuk jadi teman hidupmu.Apa lagi yang harus aku lakukan selain memperbaiki diri dan terus menjadi pengagummu.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment