Teruntuk Dirimu yang Tak Pernah Kubayangkan

Jika aku mengingat kembali masa lalu, masa dimana aku tak tahu arah mana saja yang harus kutuju, jalan mana saja yang harus kutempuh dan bagaimana aku mengarungi kehidupan ini. Rasanya, air mata pilu lah yang akan selalu menemani hari-hariku.

Tapi aku sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah mempertemukan kita, karena dirimu lah aku hampir mati putus asa, tak pernah berhenti berjuang dan selalu berdoa. Karena dirimu juga, aku beranjak dewasa dan tidak manja.

Walaupun kamu hanya berlabuh di hati ini sejenak, kenangan tentang dirimu yang sudah ku kubur dalam di lautan sanubari yang tak mungkin akan kembali lagi. Izinkanlah aku mengucapkan terimkasih padamu, karena telah mengajariku cara mencintai tanpa perlu sebuah status.

Maaf, Aku Mencintainya Karena Allah

Oh ya, sekarang aku lagi suka bangat sama gadis yang berhijab. Dia memang beda, tidak seperti dirimu. Tapi aku selalu berdoa disetiap sujudku, semoga dialah yang menjadi calon menantu ibu ku yang selalu menanyakan kapan Menikah Nak?

Kapan Membawa Calon Menantu Ibu Nak !!!!


Bagi kami para cowok, jika sang bunda nanya kapan membawa calon menantu ibu? Rasanya seperti berdiri di tepi jurang yang sangat curam, dan dibelakang ada segerombolan srigala yang sedang mangaung. Jika tetap bertahan, akan diterkam srigala dan tidak ada kemungkinan untuk hidup.

Dan jika memilih untuk meloncat ke jurang, entah makhluk apa yang akan menungguku disana atau mungkin ada sesosok bidadari yang baik hati dan menyambutku dibawah. Entahlah, tapi begitulah rasanya jika mendapat pertanyaan dari sang bunda.

Maaf Bunda, Aku Belum Bisa Memenuhi Keinginanmu , . . 


Bukannya berniat tak patuh terhadap dirimu bunda, bukannya juga aku terlalu pemilih terhadapa pasangan hidup. Bukankah sebaiknya, aku mencari pasangan yang bisa membuat hati ini nyaman, dan bisa mencintai bunda seperti ibunya sendiri.

Anakmu ini juga, akan menyayanginya seperti aku menyayangimu. Menghormatinya dan menjaganyan, karena dia sudah dititipak oleh Tuhan dan orang tuanya kepadaku.

Sabar  ya Bunda, Akan Segera Tiba Waktunya Untukmu ,...


Hanya kata sabar yang bisa kuucapkan untukmu bunda, kelak akan ada saatnya kamu melihat anakmu ini membesarkan cucu-cucumu yang lucu dan belum berdosa. Dan akan kami ajarkan mereka untuk menjadi manusia yang berguna dan berakhluk mulia sama seperti bunda.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment