5 Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi Selama 10 Jam di Bantul

Sahabat, Jika kamu sedang traveling di Yogyakata tentunya kamu harus memasukkan Bantul sebagai salah satu destinasi wisata kamu. Kenapa harus Bantul? Bantul merupakan salah satu kabupaten yang ada di Yogyakarta dan menyimpan berbagai sejarah serta tempat-tempat menarik yang harus kamu eksplore.

Kisah Perjalanan Menuju Bantul


Jam menunjukkan jam 9.30 WIB, kami pun segera bergegas menuju Tune Hotel yang berada di Gedongkuning Yogyakarta untuk menjemput Nurul dan Sukma, sahabat ransel anak kos kali ini untuk menjelalahi keelokan Bantul.

Kami berempat pun berangkat menuju bantul, selama dalam perjalanan tidak dapat yang bisa dilakukakan, hanya mengobrol dan mendengarkan musik. Selama perjalanan menuju Bantul ada beberapa hal yang unik yang menjadi bahan perbincangan kami dan bahkan sambil ngakak.



Hal unik yang pertama adalah ketika mau sarapan pagi di salah satu rumah makan, dimana dalam menunya menggunakan nama yang unik serta dengan harga yang murah, seperti paket lele terbang. Satu komentar dari sukma dan nurul hanya ada di Jogja dengan  makanan semurah ini. Harga untuk total makanan yang kami pesan berkisar Rp. 75.000,- untuk 4 orang. Murah bukan?

Setelah selesai makan, kami melanjutkan perjalanan menuju Bantul. Dan tak sengaja ketika di lampu merah giwangan ada pemandangan yang sangat unik yaitu seorang pengendara motor yang membonceng seoarang wanita dengan menggunakan helm Ember dengan ukuran fantastis.

Hanya di Jogja kamu bisa menemukan kisah-kisah yang dapat menggelitik dan bahkan membuat kamu juga merasa iba terhadap mereka. Jogja mengajarkan semua kehidupan.

Tak terasa kami sudah mendekati lokasi-lokasi wisata yang harus kami kunjungi setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 Jam 30 Menit. Berikut lokasi wisata yang kami kunjungi selama di Bantul Yogyakarta.

1. Menikmati Hijaunya Kebun Buah Mangunan

 

Pemandangan hijau, indahnya pegunungan Sewu, Tebing kraton versi Bantul, beragam buah-buahan  serta sangat sejuk. Mungkin inilah kata yang cocok menggambarkan suasana Kebun Buah Mangunan. Ketika memasuki lingkungan kebun ini sempat kaget juga karena ada wisata melamun.

Si Alan langsung bercelutu, ngapain jauh-jauh ke Jogja jika hanya ingin melamun. Lupakan tentang wisata melamun, saatnya mari kita bahas tentang Kebun Buah Mangunan.



Taman Buah Mangunan di bangun oleh pemerintah kabupaten Bantul pada tahun 2003 dengan luas area mencapai 23,3 hektare dan berada di ketinggian 150 - 200 mdpl.

Ada beberapa spot menarik ketika mengunjungi taman ini, mulai menelusuri tangga untuk ke tujuan utama yaitu gardu pandang. Eits, tapi jangan buru-buru langsung ke Gardu pandang. Kamu harus abadikan dulu fhoto kamu bersama si Jono disini.



2. Berdamailah Dengan Dirimu di Hutan Pinus Imogiri

 

Hiruk-pikuk perkotaan kadang-kadang membuat kita lupa diri terhadap sang khalik. Salah satu lokasi terbaik untuk mengangumi maha karya ciptaan Allah SWT adalah Hutan Pinus Imogiri. Hiruplah secara perlahan udara segar dan sejuk dan rasakan nikmat yang diberikan oleh sang khalik secara gratis #efek nonton ceramah.



Hutan Pinus ini merupakan bagian dari kawasan Resort Pengelolaan Hutan yang ditumbuhi oleh tanaman Pinus Merkussii. Kamu dapat melakukan berbagai aktifitas disini, mulai dari selfie, kuliner atau hanya sekedar mengobrol santai bersama sahabat.

Mulai sekarang, Nongkrongnya jangan di Mall aja ya sahabat, menyatu dengan alam itu asik loh. Hehe

3. Gumuk Pasir Parangkusumo, Sahara Rasa Jogja

 

Kamu sudah pasti tak asing lagi dengan lokasi ini, karena sudah banyak yang membahasnya. Tapi tahukah kamu, jika sebelum hits bangat, bahwa gumuk pasir ini pernah menjadi lokasi syuting video klip Agnes Monica dan Letto. Percaya gak?


Ketika mengunjungi gumuk pasir ini, menurut team ransel anak kos. Ada beberap spot menarik untuk berfhoto ria diantaranya, Ayunan di Tengah Pasir, Tulisan Besar Gumuk Pasir, Gardu Pandang, Dibawah pohon-pohon, bentuk love bagi alayers.

Dan satu paling menarik bagi gue adalah pohon dengan ranting di tengah gumuk pasir.

4. Sebelum Makan, Belanja Ikan dulu di Pasar Ikan Depok

 

Jam menunjukkan pukul 15.05 WIB, perut sudah mulai keroncongan karena memang belum makan siang. Konon katanya, jika ke Bantul tampa makan di Pantai Depok seperti Nikah tanpa Kawin, hambar. Haha. Gak nyambung.


Ini dia keistimewaan dari Pantai Depok. Selain tersohor sebagai tempat makan seafood yang yummy bangat, kamu juga bisa membeli Ikan yang sangat segar di Pasar Ikan Depok dengan proses tawar menawar. Setelah menawar ikan, kami pun langsung ke rumah makan di pinggir supaya ikannya di Masak.

Suasana makan di pinggir pantai memang membawa kebahagiaan tersendiri. Angin sepoi-sepoi serta birunya laut dan dentuman ombak membuat suasana semakin asyik.

5. Rasakan Sensasi Parangtritis di Malam Hari

 

Karena padatnya jadwal, akhirnya kami pun sampai di sini pada malam hari sekitar jam 06.50 WIB. Jadi Gue dan Alan hanya mandi di bibir pantai sambil mengobrol dan menikmati hamparan pasir yang sudah tak jelas warnanya.
 
FYI, Paris atau Parangtritis merupakan salah satu pantai paling terkenal di Yogyakarta. Selain terkenal dengan keindahannya, Pantai ini juga terkenal dengan mitos Nyi Roro Kidul.

Dan akhirnya jam menunjukkan pukul 8.30 WIB, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Jogja.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment