14 Alasan Kamu Traveling di Jogja Bersama Sahabat, No 7 Wajib di Coba

Sahabat, Pasti sudah mengetahui banyak tentang Yogyakarta. Saya sendiri pernah tinggal selama 4 tahun 7 bulan di sana untuk menempuh pendidikan. Selain terkenal sebagai kota pendidikan, Yogyakarta juga menawarkan berbagai wisata yang menarik dan sangat nyaman buat backpaker pemula. Jadi jangan menyebut dirimu sebagai backpaker jika belum menginjak tanah Yogyakarta.

Tanah yang di pimpin oleh Sultan Sri Hameungkubuwono ini memang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan mancanegara dan domestik karena disini menawarkan wisata yang sangat komplit. Mulai dari Pesona alam nan luar biasa sampai dengan bangunan sejarah yang sangat apik.


Saya, Nurul dan Sukma (Teman kerja dari Kalimantan) akhirnya memutuskan untuk traveling di Jogja selama  5 hari 4 malam ( tanggal 5 Mei sampai dengan 9 Mei 2016). Memang sangat sulit memutuskan lokasi mana saja yang harus di eksplore, dan akhirnya berikut wisata seru yang kami lakukan bersama.

Hari Pertama ( 5 Mei 2016)
 

1. Mengintip Singgah Sana Sultan di Keraton Yogyakarta


Tak lengkap rasanya jika traveling di Yogyakarta tanpa harus mengunjungi Isatana Sang Sultan. Istana ini merupakan banguanan istana resmi kesultanan yang didirikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I. Kraton ini sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Baca Juga : 5 Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi Selama 10 Jam di Bantul  


Kraton ini juga merupakan pusat kebudayaan, dimana terdapat berbagai gagasan yang ada disini seperti pemikiran, filosofi, dan mitologi dalam pembangunnannya. Selain itu, masih ada tradisi yang masih dijalankan sampai dengan sekarang yang menjadi daya tarik wisatawan diantaranya Upacara Sekaten, Upacara Siraman Pusaka dan Labuhan, Upacara Grebeg dan Upacara Tumplak Wajig.


Tidak banyak yang dapat dilakukan disini, hanya berkeliling istana dan menyaksikan pertunjukan tari jawa.
Biaya Tiket Masuk Rp. 5.000, Per Orang dan Izin Mengambil Fhoto Rp. 2.000,-

2. Menjelajahi Kesejukan Sang Istana Air Tamansari



Tidak begitu jauh dari keraton Yogyakarta, Isatan Air Tamansari juga hal yang wajib kamu kunjungi. Tamansari merupakn sebuah komplek yang lebih menonjolak artistik pada bagian kolam dan air dan dibangun pada tahun 1758-1769 oleh Raja Sulan Hamengkubowono I.


Disini kamu bisa menjelajahi berbagai peninggalan-peninggalan kerajaan yang masih tertata rapi dan dalam kondisi baik. Diantaranya Sumur Gemuling, Gedhong Gapura, Umbul Pasiraman, Gedhong Gapura Panggung dan berbagai taman kecil yang akan menemani perjalanan kamu.

Biaya Tiket Masuk Rp. 5.000, Per Orang

3.Menelisik Candi Prambanan Nan Megah


Setelah puas dengan wisata keraton dan taman sari, saatnya kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus transjogja. Setelah sampai dengan tujuan prambanan, lanjutkan melangkahkan kaki dengan perlahan untuk menuju pintu masuk candi prambanan dengan membeli tiket.

"Wao, sungguh luar biasa", entahlah kata apalagi yang bisa menggambarkan keindahan dan keagungan candi Prambanan. Mungkin kamu sudah tahu banyak tentang candi pramabanan dengan kisahnya. Tapi, kamu harus berburu lokasi fhoto yang bagus disini bersama sahabat kamu.




Sebagai informasi bagi sahabat, Candi Prambanan di bangun di abad ke 10 pada masa pemrintahan Raja Raka Pakitan dan Raka Bitung. Dengan ketinggian mencapai 47 meter menunjukkan kejayaan hindu di Tanah Jawa.

Biaya Tiket Masuk Rp. 30.000, Per Orang

5. Menikmati Suasana Malam di Malioboro


Pada malam hari memang waktu yang tepat untuk mengunjungi kawasan Malioboro. Suasana yang ramai tapi nyaman akan sangat mudah kamu temukan disini. Cobalah berjalan-jalan sambil memasuki berbagai outlet batik yang ada di kawasan Malioboro dan jangan lupa masuk Mirota Batik, karena Mirota Batik merupakan outlet yang menyediakan berbagai macam batik dengan harga yang terjangkau.

Setelah bosan dengan berbelanja, kami pun melanjutkan perjalanan mengelilingi kawasan Malioboro. Menikmati dan mendengarkan alunan lagu yang syahdu ala pengamen jalanan juga hal yang harus kamu coba. Dan jangan lupa mencicipi Nasi Kucing khas Jogja.

Jika membeli makanan di sekitar Malioboro, pastikan menanyakan harga lebih dahulu karena menurut inforamsi yang sudah banyak di alami oleh traveler. Ada penjual nakal yang memberikan harga dengan cukup tinggi



Hari Ke 2

6. Menghirup Udara Segar di Candi Borobudur


Pada hari kedua, setelah bangun tidur. Kami pun melanjutkan perjalanan ke Candi yang ada di pecahan uang sepuluh ribu rupiah yaitu Candi Borobudur. Untuk menuju candi Borobudur kami menggunakan transportasi umum. Dimulai dari naek trasnjogja dengan tujuan Kusumanegara karena kami menitipkan tas dulu keteman dan terus di antar si Ibnu ke Terminal Jombor. Terus melanjutkan perjalanan dengan angkot tiga perempat menuju candi Borobudur dengan ongkos Rp. 20.000 Per Orang



Setelah turun dari angkot, kami mengisi perut yang sudah keroncongan di dekat terminal dan lalu menlanjutkan perjalanan dengan menggunkaan andong seharga Rp. 20.000. Terus membeli tiket masuk dan langsung mengeksplore setitik demi setitik candi ini. Dengan udara pagi yang masih sejuk akan menemani perjalanan kami selama di dalam kawasan candi ini.

Tak terasa jam menunjukkan jam 12.00, kami pun sholat dan terus melanjutkan perjalanan menuju Jogja karena jadwal selanjutnya adalah mendaki gunung Merapi.

Biaya tiket Masuk Borobudur Rp. 30.000,- Per Orang


7. Berteman Dingin Menuju Puncak Merapi, Sampai Nagis dah


Setelah sampai di Jogja kembali, kami pun menemui rombongan yang akan membawa perjalanan kami selanjutnya ke Gunung Merapi. Sebelumnya kami sudah mendaftarkan diri di salah satu instagram yang mengadakan trip ke Gunung Merapi dengan total biaya sebesar Rp. 515.000,- mulai dari tenda sampai dengan perlengkapan lainnya.

Perkenalan pun dilakukan dengan team yang lain supaya akrab dan tentunya kami juga punya teman baru lagi.



Hari ke 3 

Sampai dengan hari ke tiga, kami masih berada di Puncak Gunung Merapi. Setelah puas dengan gunung merapi dengan kisah misterinya. Kami pun turun. Sebenarya sangat malas bangat turun karena keindahannya masih terngiang di kepala.

Untuk derita pendakian ke Gunung Merapi akan dibahas dalam sesi terpisah.

Hari Ke 4

9. Menikmati Pagi di Atas Negeri Awan Bantul

 

Rasanya malas bangat untuk melanjutkan eksplore Jogja, karena masih capek setelah turun dari gunung dan masih ngantuk bangat. Tetapi semangat harus tetap berjalan dan jadwal travelinpun dimulai.

Setelah sarapan pagi di salah satu lesehan di Yogyakarta, kami melanjutkan perjalanan menuju Bantul dengan ditemani oleh Sahabat Alan yang sudah kami bajak untuk bergabung dengan kami. Perjalanan untuk menuju hutan mangunan sangatlah jauh kurang lebih 2 jam dengan menggunakan mobil pribadi.



Jika sudah sampai disini, jangan lupa mengabadikan momen terindahmu dan tentunya mengelilingi daerah sekitar. Tiket Masuk bersama dengan Mobil Rp. 20.000,-

10. Menyeruput Es Kelapa Muda di Hutan Pinus Imogiri

 

Jika kamu merasa Jogja sudah terlalu panas dan macet, melipirlah ke Hutan Pinus Imogiri. Disini dijamin kamu akan ngadem sepuasnnya. Selain barisan pinus yang berjejer rapi, disini juga bisa ditemukan berbagai makanna yang sangat unik seperti Es Kuburan, Cacing dan dijamin membuat selera kamu hilang.



Setelah puas dengan suasana hutan pinus, kami pun melanjutkan perjalanan ke Pantai. Biaya Parkir Hutan Pinus Rp. 10.000,-

11.Tak Perlu Ke Mesir untuk Melihat Pasir Sahara, Ke Bantul Juga ada

 

Setelah dari hutan pinus, kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai-pnatai yang ada di Bantul. Tujuan pertama adalah Pasir Parangkusumo. 


Gumuk Pasir ini terbentuk selama ribuan tahun dan memiliki luas sekitar 2 km dari muara pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Tidak banyak yang bisa kamu lakukan disini, hanya berfhoto ria, bermaian ayunan dan duduk manis di bawah pohon nan indah.


12. Santap Sore di Pantai Depok, Yummy Bangat

 

Ini adalah keunikan ketiga yang kami temukan di Jogja dimana kami membeli ikan di Pasar Ikan Pantai Depok. Kemudian dimasak oleh ibu-ibu yang menawarkan jasa untuk memasak ikannya.

Harga ikan disini juga sangat bervariatif jadi kamu harus pandai menawar. Kami membeli ikan 1 Kg dengan harga Rp. 50.000,- dan uang masak, Nasi, Cah Kangkung, Es Kelapa serta Es Jeruk dengan total harga Rp. 60.000,- sangat murah bukan.



Makan sore dengan pemandangan view laut serta anak-anak yang bermain di pinggir pantai menjadi daya tarik sendiri bagi wisawatawan.

13. Bermain Pasir pada Malam Hari di Paris

 

Tak Lengkap rasanya, jika ke Bantul tidak mengunjungi Parangtritis. Pantai yang sudah menjadi legenda ini memang memukau bagi para wisawawan. Karena sudah malam, jadi gue dan alan doang yang mandi, sedangkan sukma dan Nurul hanya mengelilingi pantai.

Setelah puas dengan deburan ombak yang menyeret badan di pinggir pantai, kami pun membersihkan diri dan istrahat.


Dan kami pun melanjkan perjalanan menuju Yogyakarta dan mencari hotel. Setelah menemukan hotel, perjalanan pun dilanjutkan menuju Malioboro dan Alun-alun Yogyakarta.

14. Menutup Liburan dengan Alun-Alun Yogyakarta

 

Tak terasa jam menunjukkan jam 11, kami masih asyik dengan alun-alun. Sukma dan Nurul beberapa kali mencoba berjalan dengan menutup mata untuk menguji mitos yang beredar tentang pohon berinngin di Alun-alun.

Biaya - Biaya selama Traveling di Jogja

 Hari Pertama 5 Mei 2016

1. Naek Trans Jogja dari Bandara ke Malioboro Rp. 3.500,-
2. Makan siang dan Minum selama hari pertama Rp. 20.000,-
3. Penginapan tanggal Rp. 250.000,- per 3 orang
4. Naek Trans Jogja Malioboro ke Prambanan Rp. 7.000, PP
5. Tike Masuk Wisata 5 Mei 2016, Candi Prambanan Rp. 30.000/Orang, Taman Sari Rp. 5.000,- dan Keraton Rp. 5.000,-
6. Makan Malam 5 Mei 2016 Rp. 91.000,- untuk 3 orang

Hari Kedua, 6 Mei 2016

1. Naek Trans Jogja Malioboro ke Kusumegara Ngebajak Ibnu Yanuar Rp. 3.500, Per Orang
2. Penginapan Free Karena barang sudah di titip ke Ibnu yang sudah menjadi Dosen
3. Kusumanegra ke Terminal Jombor, Di antar oleh Pak Dosen Ibnu
4. Dari Jombor ke Borobudur Rp. 20.000 Per Orang
5. Dari Terminal Magelang ke Borobudur Rp. 20.000,- per 3 orang naek andong
6. Tiket masuk Candi Borobudur Rp. 30.000 Per Orang
7. Naek Becak dari Borobudur ke Terminal Borobudur Rp. 15.000,- Per Becak
8. Dari terminal Borobudur ke Indomaret Pertigaan Borobudur Rp.20.000 Per 3 Orang
9. Menunggu Jemputan untuk Naek Gunung
10. Makan siang dan lain-lainnya Rp. 30.000,- per 3 orang
11. Makan malam Rp. 30.000 per 3 orang

Hari ke Tiga, 7 Mei 2016

1. Biaya Paket Naek Gunung Rp. 515.000 Per Orang
2. Penginapan Rp. 650.000,- di bantu cariin oleh Ibnu yang baek hati dan diantar juga ke Hotelnya


Hari Ke Empat

1. Sewa Mobil dan Bensin Rp. 500.000,- Di bantu oleh Alan yang hits bangat dan kita bajak jadi pemandu wisata supaya hemat, hahaha.
2. Sarapan Pagi Rp. 66.000 Per 4 Orang dan Parkir Rp. 2.000,-
3. Tiket mangunan Rp. 20.000 untuk 1 mobil
4. Tiket Hutan Pinus Imogiri Free parkir Rp. 10.000,-
5. Parkir Parangkusumo Rp. 10.000,-
6. Makan sore di Pantai Depok Rp. 110.000,-
7. Parkir Pantai Depok Rp. 7.000,-
8. Tiket Parangtritis Rp. 20.000 Per Mobil
9. Parkir Malioboro Rp. 20.000,-
10. Naek Becak di Malioboro Rp. 10.000
11. Parkir Alun-alun utara Rp. 10.000,-
12. Penginapan Rp. 278.000,-

Hari ke Lima

1. Back to Jakarta dan Balikpapan.

See you next time Nurul dan Sukma from Kalimantan, Ibnu dan Alan di Jogja terimkasih banyak ya.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment