Menyusuri Wisata Ternate si Kota Seribu Benteng

Ternate merupakan sebuah kota yang berada di kaki gunung gamalama dan dikelilingi pulau-pulau bergunung subur yang kaya akan rempah. Ternate setidaknya memiliki 12 benteng pertahanan bekas dominasi perdagangan rempah oleh Portugis, Spanyol dan Belanda.

Kota yang memiliki luas wilayah 547.736 km2 dengan delapan pulau yang terdiri dari Pulau Ternate, Pulau Malaka, Pulau Mano, Pulau Gurida, Pulau Tifure, Pulau Mayau, Pulau Moti dan Pulau Hiri.

Sumber Image : Tips Wisata
Tentunya dengan beberapa pulau tersebut sangat mudah menemukan wisata bahari nan mempesona. Selain wisata Bahari, disini juga kamu bisa memuaskan wisata sejarah dan kuliner khas. Yuk, simak tempat mana saja yang harus kamu kunjungi jika berkunjung ke Ternate.

1. Benteng Kalamata



Terletak di selatan Ternate, benteng yang awalnya bernama Santo Lucia ini di bangun portugis untuk mengawasi Spanyol yang menguasai Tidore. Portugis memang bersaing dengan Spanyol dalam pencarian dan penguasaan perdagangan rempah. 

Baca Juga : 12 Wisata Ambon yang Membuat Liburanmu Semakin Manis


Baru setelah di kuasai Kesultanan Ternate, benteng ini diubah namanya menjadi Benteng Kalamata, sesuai dengan nama Pangeran Kalamata, adek Sultan Ternate ke 31.Berada di atas benteng ini, terlihat jelas pulau Maitara dan pulau Tidore dengan gunungnya yang menjulang.

2. Benteng Kastela


Sering disebut juga sebagai Benteng Gam Lamo (asal nama Gunung Gamalama) dan Nostra Sarona del Rosario terletak di kelurahan Kastela, di barat daya Ternate. Merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan cengkeh dan portugis, benteng ini di banguan pada 1522. Disinilah sultan Ternate ke-25, Sultan Khaerun, dibunuh oleh portugis, sehingga memicu perlawanan rakyat Ternate di bawah pimpinan Sultan Babullah, Putera Sultan Khaerun.



Benteng Kastela dikepung selama lima tahun sehingga stok makanan dan kebutuhan lainnya tidak dapat masuk benteng dan membuat banyak warga portugis kemudian hengkang dari Ternate pada 29 Desember 1580, yang kemudian dijadikan sebagai hari lahir kota ternate.


3. Benteng Toluku


Ketika malaka jatuh ke tangan Portugis, Alfonso d’Albuquerque memerintahkan Fransisco Serrao untuk berlayar menuju ke timur untuk menemukan daerah rempah. Fransisco Serrao akhirnya mendarat di ternate pada 1512 dan era perdagangan rempah Portugis di Maluku di mulai.

Fransisco Serrao memutuskan untuk menetap di Ternate dan membangun Benteng. Terletak di atas bukit, benteng ini berfungsi untuk mengawasi jalur lalu lintas perdagangan di selat anatara Ternate, Halmahera, dan Tidore selain juga memata-matai Kesultanan Ternate.

4. Benteng Oranje


Benteng yang dibangun pada tahun 1607 ini merupakan pusat pemerintahan VOC di Nederlanch Indie sebelum di pindahkan ke Coen Batavia pada tahun 1619. Benteng ini juga berfungsi sebagai pusat kontrol kegiatan perdagangan rempah-rempah VOC dan menjadi barometer kemakmuran penjajahan di masa lalu.

Saat ini, benteng ini menjadi markas Tentara dan Polisi di Indonesia dan masih di izinkan bagi wisatawan untuk mengunjunginya

5. Benteng Kota Janji


Apakah kamu tahu uang pecahan Seribu Rupiah? Pasti kamu sudah tak asing lagi dengan uang tersebut. Sebagai informasi bagi sahabat, pemandangan yang ada di uang tersebut terletak di Tidore. Dan tempat terbaik untuk melihat view tersebut adalah dari Benteng Kota Janji ini.


Benteng yang dibangun pada tahun 1532 oleh Portugis ini merupakan benteng yang kurang terawat sekarang. Dan nama Kota Janji sendiri karena benteng ini menjadi saksi bisu perjanjian damai yang dilakukan oleh Sultan Khairuddin dengan Gubernur Portugis saat itu, Diego Lopes De Muspito

6. Pantai Salamada, Labuan Cermin Ala Ternate


Pantai ini merupakan salah atu objek favorit bagi masayarakat Ternate. Pantai yang terletak di Desa Sulmahada, Kota Ternate ini mempinyai keunikan tersendiri. Pasir hitam dan dan air yang sangat jernih serta beragam terumbu karang merupakan keistimewaan dari pantai ini.




Kamu dapat melakukan berbagai aktifitas disini, mulai dari mneikmati sunrise dan sunsed sampai dengan berenang di air yang jernih. Setelah puas berenang, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Teluk Saomadaha. Teluk ini merupakan tempat terbaik untuk melakukan diving dan snorkling serta mengabadikan moment kamu disini

7. Ngadem di Danau Laguna


Danau ini berada di Desa Ngade, Kelurahan Fitu, Ternate, Maluku Utara. Panorama alam dan bukit-bukit yang hijau menjadi pemandangan yang disuguhkan oleh danau ini. Air Danau yang tenang dimanfaatkan oleh Warga sekitar untuk budidaya ikan air tawar serta menjadi spot pemancingan bagi wisatawan.

Indah bukan sahabat, menikmati lukisan Allah yang sempurna dan memancing disini menjadi kegiatan yang menyenangkan atau sekedar mengambil fhoto untuk koleksi instagrammu.


8. Menyibak Misteri di Danau Tolire


Kamu akan terpesona dengan keindahan Danau Tolire. Danau ini berada di kaki Gunung Gamalama ini sangat banyak mengandung misteri serta cerita-cerita rakyat. Salah satu keunikan dari danau ini adalah jika kamu melempar batu kearah danau , maka benda tersebut tidak akan pernah menyentuh danau. Padahal saat melempar benda ke danau dari atas, danau tersebut kelihata sangat dekat.


Selain itu, ikan-ikan yang ada di Danau ini juga tidak pernah di ambil oleh masyarakat sekitar. Bahkan unruk sekedar mandi pun mereka tidak berani, karena konon katanya danau ini di huni oleh buaya siluman. Dan sebenarnya masih ada cerita rakyat mengenai danau ini. Cerita mitos tentang danau ini, kamu dapat baca di Sini.

9. Mengintip Kejayaan Kesultanan Ternate di Kraton Kesultanan Ternate


Disini kamu bisa menemukan berbagai benda-benda yang ditinggalkan oleh Kesultanan Ternate dan tentunya kamu juga dapat mempelajari sejarah Kesultanan ini disini. Keraton ini dibangun pada 24 November 1813 oleh Sultan Muhammad Ali dengan luas sekitar 15.000 meter persegi.


Mulai pada tahun 1981, kesultanan ini dikelola oleh Depertemen Pedidikan dan Kebudayaan meskipun dalam kesehariannya masih digunakan oleh Sultan.

10. Mencicipi Lezatnya Kuliner Khas Ternate


Traveling ke suatu lokasi yang baru memang sangat asik, tapi tak lengkap rasanya jika tak mencicipi makanan khas dari tempat yang kamu kunjungi. Jika kamu berkunjung ke Ternata, sangat banyak makanan yang lezat dan enak yang harus kamu cicipi disini.



Diantaranya adalah Sayur Garo Bunga Papaya, kasbi, Kepiting Kenari Ikan Bakar, Gohu Ikan dan masih banyak lainnya. Kamu dapat menemukan makanan-makanan tersebut di Rumah Makan atau pun Restoran yang ada di Jatilend Mall Ternate, Kawasan Tapak dan daerah Ternate lainnya.

11. Jangan Lupa Bawa Oleh-Oleh Buat Keluarga


Jika kamu berkunjung ke Ternate, tentunya kamu harus membawa buah tangan untuk sanak kelaurga atau orang tersayang. Salah satu tempat terbaik untuk mencari obuah tangan khas Ternate ada di Pasar Bahari Hignis Berkesan. Disini kamu dapat membeli ikan cakalang, Ikan Roa, Terasi, Kacang Kenari dan berbagi macam rempah-rempah yang segar.

Dan untuk makanan dan minuman , kamu dapat membeli Bagea Kenari, Halua Kenari, Sirup Buah Pala dan Manisan Pala di berbagai toko oleh-oleh di kota ini.


Cara Menuju Ternate


Dari Jakarta menuju Ternate tersedia penerbangan langsung dengan maskapai Garuda, Sriwijaya Air dan Lion Air yang dilakukan setiap hari dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam. Penerbangan langsung dilakukan langsung dari Jakarta pada tengah malam dan tiba di Ternate pada pagi hari. Sementara penerbnagan tidak langsung transit di Makasar, Manado dan Ambon. Sesampianya di Bandara Sultan Babullah, untuk keliling kota tersedia berbagai angkutan umum seperti taksi dan angkot, untuk mencoba yang baru dapat menaiki becak motor, tarifnya mulai Rp. 5.000 tergantung jarak

Akomodasi


Bela International Hotel (www.belainternationalhotel.com)
Vila Ma’Rasai (www.vilamarasai.com)

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment