3 Festival Maluku Utara yang Membuatmu Menyimpan Rasa Malu

Sahabat, mendengar kata festival pasti kamu akan berpikir tentang keramaian dan kemeriahan. Memang Festival selalu menyuguhkan keramaian karena festival sendiri berasal dari bahasa latin yaitu "festa" yang artinya pesta besar.

Hampir semua negara di Dunia mempunyai festival tahunan. Indonesia juga mempunyai festival tahunan yang sangat banyak dan beragam. Bahkan hampir setiap pulau dan provinsi di Indonesia mempunyai festival tahunan. Begitu juga dengan Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga : Wisata Taliabu yang Membuat Liburanmu Tak Abu-Abu


Di Provinsi Malauku Utara ada tiga festival yang sangat menyita perhatian penduduknya dan bahkan sering juga diliput media massa. Penasaran dengan festival apa saja yang membuat Maluku Utara semakin terkenal? Yuk, simak pembahsan sahabat ransel berikut tentang festival yang wajib kamu tahu di Maluku Utara.

1. Mengenal Halmahera Barat lewat Festival Teluk Jailolo


Sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan Halmahera Barat, pemerintah selalu mengadakan festival jailolo setiap tahun dengan tujuan untuk memperkenalkan Keindahan Alam, Aneka Kuliner Halmahera Barat, Adat-istiadat, potensi bahari dan sosial budayanya.

Tak ada salahnya jika kamu berkunjung ke festival jailolo karena sangat banyak keuntungan yang akan kamu peroleh. Masih menunda untuk melihat festival ini. Berikut alasannya, kenapa kamu harus mengunjungi Festival teluk Jailolo?

- Menyantap dan Mencoba Orom Sasadu (Makan Adat)


Oram Sasadu berasal dari bahasa setempat, orom artinya Makan dan Sasadu artinya Rumah Adat Tradisional Halmahera Barat. Ketika kamu mengikuti acara ini, rasakan sensaji ajaib yang ditawarkan dalam orom sasadu. Jangan kaget, jika kamu makan sebanyak-banyaknya tapi tidak merasa kenyang, Tak akan mabuk walaupun minum banyak dan tak akan merasa ngantuk walaupun kurang tidur. 

Selama acara ini, alat musik tradisional fifa, gong dan kenong akan dimainkan semalam suntuk untuk meramaikan pesta adat. Dan tak lupa tari tradisional Sara Davbi-Dabi dan makanan khas tradisional legu salai akan disuguhkan juga. Tradisi ini dilakukan sebagai ekspresi rasa syukur terhadap dewa-dewa untuk hali panen yang berlimpah.

- Menyaksikan Pembersihan Roh Jahat di Laut lewat Sigofi Ngolo


Kamu wajib menyaksikana acara ini. Sigofi Ngolo merupakan upacara sakral yang bertujuan untuk membersihkan laut dari pengaruh roh jahat. Selain itu, upacara ini juga merupakan penghormatan kepada leluhur supaya mendapat izin untuk mengadakan perayaan dengan niat yang tulus.


Upacara adat ini dimulai dengan mengitari pulau babau sebanyak tiga kali dengan diiringi oleh kapal hias serta tabuhan musik tradisional dan doa yang yang dipimpin oleh Sultan Jailolo.

- Melihat Bidadari !!! Bukan, Ternyata Burung Bidadari


Burung bidadari adalah burung cendrawasih endemik di Maluku Utara. Burung ini mendiami sebagian wilayah Halmahera Barat. Tapi sayangnya, burung ini sudah mulai langka dan bahkan keberadaannya sudah terancam dan masuk kedalam IUCN Red List Of Threatened Species.

- Bernostalgia Masa Kecil dengan Pesta Permainan Anak Tradisional


Kangen dengan masa kecil kamu yang bahagia dan penuh kegembiraan? Bermain tradisional bersama sahabat di masa kecil memang menjadi kenangan yang tak terlupakan bukan?. Disini kamu akan dibahagian dengan pesta permainan anak tradisional. Pesta ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan anak tradisional Halmahera Barat ke khalayak dunia serta mengingat dan membudidayakan permaianan tradisional.

- Kerenkan dirimu dengan Scuba Diving


Kamu seorang ahli diving. Kamu dapat memamerkan keliahianmu disini dengan cara mengikuti lomba fhoto underwater. Ambillah fhoto terbaik kamu dan mana tahu bisa menang sahabat. Jadi jangan lewatkan kesempatan ini sahabat, buktikan dirimu bahwa kamu bisa menjdai yang terbaik.

- Mencicipi Kuliner Khas Halmahera Barat


Mungkin inilah acara yang paling dinanti, (haha). Bagaiman tidak, siapa coba yang tidak suka dengan makanan yang enak. Apalagi makanan yang disajikan merupakan makanan kas Halmahera Barat. Berbagai makanan akan sangat mudah kamu temukan disini, sebut saja pisang mulu bebe, pepeda dan nasi kembar. Jika kamu seorang petualang kuliner, tentunya kamu sudah tahu cara menikmati makanannya. Tapi jangan banyak-banyak ya, supaya bisa banyak yang dicicipi, hehe.

- Pamerkan dirimu di Pameran 


Merasa kece sahabat, jika iya jangan lupa pamerkan dirimu di stand pameran, haha. Maksudnya jadi penjaga stand kan lumayan dapat uang, malah ngawur. Bukan itu masksudnya sahabat. Kamu harus menyambangi pameran yang diadakan dalam festival ini. Disini kamu dapat menemukan berbagai stand yang unik seperti stand batu Agede (akik), Pameran Investasi. Alam, pariwisata, potensi tambang dan energi dan bahkan investasi.

- Mari Bergembira dengan Sasada di Laut


Pernah melihat panggung di tengah laut (sasada di laut)? Jika belum pernah, ayo saksikan puncak acara festival Jailolo. Kamu akan terkagum-kagum dengan aksi panggung yang ada disini. Bagiamana tidak, penonton akan disuguhkan Tarian Tradisional Halmahera barat, dan performance berupa nyanyian yang mengandung cerita-cerita.



2. Mengintip Keberadaan Tidore di Festival Tidore


Setiap kota dan Provinsi di Indonesia menyambut hari jadinya dengan berbagai even. Jika hari jadi Jakarta, pasti sahabat mengikuti berbagai acarnya. Klo gue sech paling mnegikuti good nite sale.haha. Tak Berbeda dnegan Tidore, dalam menyambut hari jadinya. Tidore menampilkan sebuah festival yang disebut sebagai festival Tidore.

Festival ini merupakan acara tahunan yang digelar oleh pemerintah Tidore Kepulaun. Festival ini menampilkan berbagai acara seperti budaya, adat-istiadat dan lainnya. Dan yang paling penting kamu harus saksikan adalah Dowari. 


Dowari sendiri merupakan sebuah ritual yang dilaksanakan untuk mengawali setiap adat. Terus masih ada beberapa acara lainnya seperti Soa Romatoha dan Ritual Lufu Kie. Soa Romtoha adalah ritual pertemuan lima warga untuk mengantar air menggunaka Rau yang diambil dari Puncak Gunung Kie Matabu untuk dipersatukan dalam bambu. Sedangkan Ritual Lufu diadakan untuk mengenang kembali Lufu Kie yaitu sebuah gelar armada perang yang diberikan oleh Sultan Tidore bagi yang berhasil mengusir VOC

3. Menyaksikan Kecintaan Rakyat Tidore kepada Sultannya lewat Festival Legu Gam


Festival Legu Gam merupakan festival tahunan yang diadakan untuk merayakan ulang tahun Ternate. Dan pada saat itu, semua masyarakat dari pulau akan berkumpul di Istana Sultan Tidore (Kedaton) dan ini juga sebagai bukti kecintaan warganya kepada Sultan serta menjadi untuk melestarikan kebudayaan dan adat-istiadat.


Festival ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai acara seperti karnaval budaya, pameran, Seminar Nasional serta mempromosikan potensi pariwisata dan investasi daerah. Dan bagi kamu yang berminat untuk menghadiri acara ini. Menurut informasi yang sudah beredar, festival tahun 2016 akan diadakan bulan Maret 2016.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment