Goa Banyu, Wisata Alam Menawan di Kebumen

Kebumen, kabupaten yang satu ini mungkin jarang dijadikan daftar tujuan travelling. Tapi jangan salah, kebumen juga punya banyak tempat-tempat wisata yang harus di jelajahi. 

Kabupaten dengan julukan Bumi Tirta Prajamukti mempunyai tempat-tempat wisata yang harus kamu jelajahi jika travelling ke kebumen, selain pantai suwuk yang menjadi primadona pantai di kebumen, kamu juga harus mengunjung Goa Bunyu.

Goa Banyu

Sekilas Tentang Goa Banyu


Goa banyu berasal dari bahasa jawa, banyu yang artinya air. Sesuai namanya, untuk menuju lokasi ini, anda harus menyusuri lorong gelap abadi perut bumi. Selain suasana gelap, anda juga harus berjalan dan berenang menelusuri bawah tanah.

Baca Juga : Kebumen, Cahaya Surga Goa di Indonesia


Setelah penuh dengan perjuangan, anda akan takjub melihat suasana goa dan air terjun dalam goa setinggi kurang lebih 25 Meter. Dan tentunya anda harus merasakan dinginnya air dan memanjakan diri anda sejenak.

Goa banyu sungguh ciptaan Allah yang indah dan sempurna.

Lokasi Goa Banyu


Goa banyu berada di Dukuh Karang Gondang Desa Candirenggo Kecamatan Ayah Kebumen. Goa ini berada di bawah bukit Duren Rentang. 

Seru, kata Mohammad Ajib sang penjelajah goa


Saya dan teman-teman mulai menelusuri goa ini yang kono menurut warga di dalamnya terdapat sebuah sungai yang luas seperti danau. Anatar percaya atau tidak? Ternyata cerita dari para warga benar. ketika berada di mulut goa, saya dan kawan-kawan disambut sebuah sungai yang berair jernih.

Air dan percikannya seolah-oleh mengucapkan, "selamat datang para penelusur goa". Kamu tidak akan menyesal memasuki perut bumi ini. Perlahan tapi pasti, kami pun menyeberangi sungai tersebut.
Rasanya ingin sekali menceburkan diri di dalam aliran sungai ini sambil membuang beban hidup ini. Akh, selang sepuluh meter berjalan kami sampai di sebuah gundukan tanah yang membentuk daratan dan berhias batuan yang indah.

Tak disangka, kami pun menemukan sungai yang lebih dalam. Kedalaman sungai nya diperkirakan dua meter dan menghasruskan kami berenang. Berbekal ban, kami perlahan menyusuri sungai yang jernih dan berair tenang. Ternyata tak jauh diseberang sungai, hanya sekitar 50 meteran jaraknya.

Special thaks to Mohammad Ajib sebagai sumber fhoto di Artikel ini dan jangan lupa kunjungi dan cerita lengkapnya di  Dolanggombong.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment