Berselimut Aura Mistis di Goa Batu Bantimurung

Bagi traveller yang sudah mengunjungi sulawesi selatan, sudah pasti tak asing lagi dengan objek wisata bantimurung. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TNBB) konon katanya merupakan objek wisata andalan sulawesi selatan.

http://mandiriransel.blogspot.co.id/2015/11/aura-mistis-di-goa-batu-bantimurung.html

Baca Juga : Kebumen, Cahaya Sorga Goa di Indonesia


Tapi tak hanya itu, Taman Nasional yang dikenal sebagai Kerajaan kupu-kupu ini masih punya banyak destinasi menarik lainnya.Salah satu objek wisata yang menarik adalah goa batu.

Sekilas tentang Goa Batu Bantimurung


Goa Batu Bantimurung terletak berada di kecamatan Simbang, Kabupaten Maros dengan jarak kurang lebih 15 km dari kota Makasar dengan waktu tempuh sekitar 1.5 Jam . Goa ini berada di atas air terjun bantimurung.

Jika traveler memasuki goi ini. sunyi dan mistis jadi kesan pertama yang dirasakan, tapi jangan takut, disinilah nyali anda akan di uji dan terus masuk dan rasakan aura yang membuat bulu kuduk merinding.

Di dalam gua juga terdapat bunyi-bunyian yang membuat suasana semakin angker. Bunyi cericit kelelawar hewan khas endemik gua membuat dag dig dug.

Mitos tentang Goa Batu Bantimurung


Selain berbau mistis, ada juga mitos tentang goa yang di sebut-sebut sebagai goa jodoh ini. Di salah satu sudut goa ada mitos tentang "hubungan langgeng". Jika percaya tentang hal semcam ini, bawalah kekasih anda kesini, dan naiklah cekungan pada dinding goa, pegang bersama-sama sebuah tongkat yang tersedia disana dan panjatkan doa.


Keindahah Goa Batu Bantimurung


Sebagai salah satu goa di Indonesia. Goa ini juga sama dengan goa pada umumnya. Goa ini dilengkapi dengan stalaktit dan stalakmit yang menjulur dari atas goa. Stalatit dan Stalakmit meneteskan air dimana-mana dan berbentuk berbagai macam seperti ayam jago, kucing, lelehan coklat dan muka bayi.

Ketika kamu menelusuri goa ini, kamu harus hati-hati dan mengikuti tour guidenya. Di goa ini sangat gelap dan mencekap. Tidak ada cahaya kecuali cahaya senter dan penerang yang kita bawa, selain itu, jalanan yang licin dan berbatu serta jembatan kayu yang sudah rusak akan membuat suasana semakin mencekam.

Special thanks to Sukma, pengrim fhoto di Artikel ini.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment