Krakatau, Perjuangan tiada tara

Krakatau merupakan salah satu gunung api paling terkenal di Indonesia, tapi sejak meletus pada tahun 1883 gunung krakatau menghilang dan sekarang terkenal dengan anak krakatau. Anak gunung krakatau terbentuk pada tahun 1927 sekitar 40 tahun setelah Gunung krakatau meletus.

Anak gunung krakatau muncul dari kawasan kaledra purba gunung krakatau yang masih aktif dan terus bertamabah. Kecepatan pertumbuhan tinggi gunung ini mencapai 20 inci setiap bulannya atau bertambah 20 kaki setiap tahun dan lebih lebar 40 kaki.

Berikut kisah perjalanan saya bersama teman-teman:

Jam menunjukkan pukul 19.00, janjian berangkat dari Plaza Slipi Jaya ke Gunung Anak Krakatau. Dan akhirnya berangkat juga, jam 19.30, seru sech kenal dengan orang baru, tapi BT juga karena teman yang sudah janjian ikut gak datang juga.

Lupakan perjalanan jakarta ke Lampung, saatnya senang-senang. Hari pertama dimulai dengan snorkling di pulau sabesi di pagi hari, dan lanjut ke villa untuk istrahat. Di sore hari lanjut menanam rumput laut di pulai ubur-ubur samapi dengan jam 06.00, hunting sunset istilahnya, tapi sayang sekali cuacanya tidak mendukung.

Pulau sabesi merupakan sebuah pulau yang secara administratif berada di Kabupaten Lampung selatan. Bentuknya sangat unik karena berbentuk seperti gunung berapi dengan ketinggian 844 Meter.






Hari ke 2 otw ke anak gunung krakatau, dan 2 jam kemudian sampai ketujuan, lagi-lai cuacanya tidak mendukung. Dan yang paling menyedihkan adalah ombaknya tinggi bangat, sampai-sampai di Kapal semua disuruh pake Pelampung, dan otomatis semua peserta panik dan kacau, tapi demi keselamatan apalah daya, yang bisa dilakukan hanya berdoa. Apa iya benar kata pak Ustadz, "Jika manusia berada dalam kesengsaraan pasti akan mengingat tuhan atau pun penciptanya".


Tips Mengunjungi Anak Gunung Krakatau

1. Pastikan anda berkunjung di musim kemarau karena untuk mencapai gunung ini harus menaiki perahu yang sudah disewa.
2. Pastikan stamina anda kuat atau anda dalam keadaan sehat wal afiat
3. Bawalah minum secukupnya, karena dalam pendakian kamu pasti akan haus.
4. Ikutilah tour guidenya supaya lebih aman.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment